menu +
q
u
i
c
k
a
c
c
e
s
s
detil koleksi
Cover not available
TUGAS AKHIR : RANCANG BANGUN APLIKASI PERENCANAAN PERSEDIAAN OBAT DENGAN METODE MIN-MAX PADA RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PUTRI SURABAYA
pengarang1 : Krisdianto, Yun (13410100113)
subyek1 : STOCK OF MEDICINE
pembimbing1 : IR. HENRY BAMBANG SETYAWAN, M.M.
pembimbing2 : YOPPY MIRZA MAULANA. S.KOM., M.MT.
no induk : 4-26842
ddc : 338.47
keterangan : XXIV.405P.ILL.;BIBL.;LAMP.;30CM
RSIA PUTRI MERUPAKAN SUATU RUMAH SAKIT SWASTA YANG MEMBERIKAN PELAYANAN DI BIDANG OBSTETRI DAN GINEKOLOGI. RSIA PUTRI DALAM MENJALANKAN LAYANAN DIBIDANG OBSTETRI DAN GINEKOLOGI MEMILIKI MISI YANG DAPAT MENDUKUNG LAYANAN YANG DIBERIKAN. RSIA PUTRI MEMILIKI BAGIAN INSTALASI FARMASI YANG DAPAT MENDUKUNG SALAH SATU MISI YAITU MEMBERIKAN PELAYANAN YANG PROFESIONAL DAN BERMUTU TINGGI BERKAITAN DENGAN OBAT-OBATAN. BAGIAN INSTALASI FARMASI MEMILIKI TUGAS UNTUK MERENCANAKAN KEBUTUHAN PERSEDIAAN OBAT PADA RSIA PUTRI.
BAGIAN INSTALASI FARMASI MENGGUNAKAN STRATEGI MAKE-TO-STOCK DALAM PROSES PERENCANAAN PERSEDIAAN YANG DILAKUKAN. DALAM PENERAPAN STRATEGI MAKE-TO-STOCK TERDAPAT RISIKO-RISIKO YANG TINGGI YANG BERKAITAN DENGAN INVESTASI PERSEDIAAN.
BERDASARKAN PADA GAMBAR 1 DAPAT DIKETAHUI BAHWA PADA SAAT PERMINTAAN DARI PASIEN TERLALU TINGGI DAN TIDAK DAPAT DIPREDIKSI, BAGIAN INSTALASI FARMASI MENGALAMI KEKOSONGAN STOK (STOCKOUT) YANG TERSEDIA. PERMASALAHAN SEPERTI INI DAPAT MENGAKIBATKAN KERUGIAN BAGI PIHAK PERUSAHAAN. FAKTANYA MENUNJUKKAN BAHWA TERDAPAT SEKITAR 19% PELANGGAN YANG TIDAK MENDAPATKAN OBAT YANG DIINGINKAN SELAMA TANGGAL 01 JANUARI HINGGA 22 NOVEMBER 2016, SEHINGGA DALAM HAL INI PERUSAHAAN MENGALAMI KERUGIAN SEKITAR 17 JUTA RUPIAH DALAM PERIODE TERSEBUT.
SELAIN BERISIKO TERJADINYA STOCKOUT, PENERAPAN STRATEGI MAKE-TO-STOCK JUGA BERISIKO TERJADINYA OVERSTOCK. PADA SAAT PERMINTAAN DARI PASIEN TERLALU SEDIKIT DARI PERSEDIAAN, MAKA PERUSAHAAN AKAN MENGALAMI OVERSTOCK YANG DAPAT MENGAKIBATKAN PERSEDIAAN OBAT MENJADI KADALUARSA. FAKTANYA SEKITAR 50% PERSEDIAAN OBAT PADA RSIA PUTRI MENGALAMI KADALUARSA, SEHINGGA DALAM HAL INI PERUSAHAAN MENGALAMI KERUGIAN SEBESAR RP. 856.250,00 DALAM PERIODE TERSEBUT. RISIKO-RISIKO TERSEBUT TERJADI KARENA BAGIAN INSTALASI MELAKUKAN KESALAHAN DALAM PROSES PERENCANAAN PERSEDIAAN OBAT YANG DAPAT MENGAKIBATKAN TERJADINYA STOCKOUT DAN OVERSTOCK PADA PERIODE TERTENTU.