menu +
q
u
i
c
k
a
c
c
e
s
s
detil koleksi
Cover not available
TEMPO JUNI 2017 : LIPUTAN KHUSUS MUSLIM KONSERVATIF SALEH ATAU SALAH
penerbit : PT.TEMPO INTI MEDIA
bahasa : INDONESIA
issn : 0126-4273
deskripsi : JAKARTA, 2017
122HLM.;ILL.;26CM
no induk : 2-12370
jumlah : 1 koleksi
status : tersisa  1  koleksi
Abstrak :
- Berbelok Menuju Syariat, Sikap intoleransi kian merambah sekolah-sekolah negeri. Guru menjadi ujung tombak perubahan pandangan murid. JILBAB itu bukan pilihan, tapi kewajiban". Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Yogyakarta, Suharno, berkali-kali menegaskan prinsipnya itu kepada Tempo, akhir Mei lalu. Pandangan itu kemudian ia terapkan di sekolahnya. Suharno mewajibkan semua murid perempuan yang beragama Islam mengenakan jilbab. Peraturan ini dituangkan dalam tata tertib sekolah. "Aturannya sudah sesuai dengan Al-Quran.
- MASJID AL-Kautsar di kompleks Sekolah Menengah Atas Negeri 11 Garut, Jawa Barat, terlihat ramai. Tiga puluhan siswa meriung di dalam masjid hingga menjelang ashar, Rabu awal Juni lalu. Padahal, selama Ramadan, kegiatan belajar hanya berlangsung sampai pukul 12.30.Mereka yang berkumpul di masjid itu adalah anggota Ikatan Pelajar Masjid Al-Kautsar (Ipmaka). "Masjid ini tidak pernah sepi. Selalu ada diskusi keislaman setelah pulang sekolah," tutur Ketua Ipmaka, Gema Febri Alfarisi.
- Pada mulanya Raihan--bukan nama sebenarnya--tertarik bergabung dengan Dakwahpos.com untuk belajar menulis. "Saya ikut pelatihan jurnalistik yang mereka adakan," ujar mahasiswa Psikologi Universitas Islam Negeri Gunung Djati, Bandung, ini awal Juni lalu. Dakwahpos.com bukan media internal kampus. Namun portal online itu kerap menggelar pelatihan di UIN Gunung Djati.
- Latunan istigfar dan doa anak-anak terdengar merdu sore itu. Sekitar 20 anak duduk bersila membentuk lingkaran di atas karpet merah. Anak laki-laki dan perempuan berusia sekitar 10 tahun tampak ceria berbaur dalam satu ruangan. Begitu azan berkumandang, doa berbuka dilisankan bersama. Suasana pun bertambah semarak. Mereka berdiri mendekati meja mengambil kolak, teh manis, dan nasi kotak.
- Globalisasi, teknologi, dan gaya hidup mempengaruhi nilai, perilaku, dan aspirasi komunitas muslim di Indonesia. Namun nilai lokal dan Islam tetap dominan dalam pola pikir dan tindak-tanduk mereka. Yuswohadi, peneliti di Middle Class Institute, melabeli mereka sebagai GenM alias Generasi Muslim.